Dunia diluar Dunia

Posted in Uncategorized on Februari 19, 2008 by chairmanbro

Adakah dunia diluar dunia??? Adaaaaa……seperti apa? Salah satu adalah Dunia Sepakbola. Sepakbola memiliki dunianya sendiri seperti gosip seputar perpindahan pemain, konflik, perputaran uang (Transfer money), wanita disekeliling pemain sepakbola dan lain sebagainya.

Apakah itu menjadikan sepakbola tersebut eksklusif?Tentunya banyak pandangan tentang hal itu…tapi menurut saya tidak perlu dipertentangkan, yang penting dilihat adalah ternyata membuat suasana dunia semakin meriah, produktif dan HOT tentunya. Orang yang terlibat di dunia sepakbola memiliki perasaan PANIC juga..contoh : tendangan penalti yang tidak masuk, isu pemecatan karena kalah beruntun (Seperti Arsenal yang kalah dengan MU) dan sebagainya. Banyak hal yang bisa kita kaji tentang dunia sepakbola, dimana diluar sepakbola ada dunia lain yang banyak juga ribet dan senangnya (Baca koran KOMPAS, Media Indonesia, SINDO, Republika, CNN, Genie, Cek & Ricek dsbnya).

Tetapi ada satu hal yang menarik bagi saya, pelatih yang dipecat oleh satu klub sering menjadi incaran banyak klub lain. Artinya kinerja atau penilain seseorang bukan hanya sesaat, tetapi penilaian dilakukan secara keseluruhan. Bagaimana dia membina atmosfer pemain dan klub, membina hubungan dengan FANS dan lainnya. Penilaian seperti inilah yang sangat objektif! Mari kita belajar menilai orang dengan berkaca mata dengan Dunia Sepakbola…Dunia diluar Dunia..

Info : MU vs Arsenal 4-0 (bagaimana penilaian kita terhadap Mas Arsene Wenger?)

Juventus vs Roma 1-0 (Bagaimana penilaian kita terhadap atmosfer JUARA Juve?)

Info lain silahkan cari sendiri, ini adalah info pribadi saya karena tetangga saya pecinta Arsenal. :) , Blog ini menghormati team lain, tetapi Blog ini khusus untuk kemajuan JUVENTUS….Narcis..narcis…bye

Si Pendekar “Tangan Kapas”-Parmancho (dibaca Parmanto!)

Posted in Uncategorized on April 9, 2007 by chairmanbro

Masa-masa kerajaan banyak dari masa tersebut berkembang berbagai cerita kehidupan dari dalam Istana ataupun dari luar kerajaan. Tapi yang biasanya sangat menarik dikalangan masyarakat justru cerita yang berbau gosip tentang kerajaan. Pada zaman tersebut rakyat sering membicarakan tentang “KISRAN” yaitu Kisah Seputar Kerajaan. Berbagai isu isu hangat dari politik, perselingkuhan, perseliran, perdana mentrian dan kekuatan-kekuatan oposisi berkembang menjadi buah bibir masyarakat Kerajaan TARJAYA (Mungkin pembaca masih ingat dengan Tarmucin?..Kerajaan TARJAYA berdiri setelah Tarmucin menikahi Putri dari Kerajaan Sriwijaya Nyai SerBlay-Sering di belay-).

Kerajaan Tarjaya dipimpin oleh Sang Raja Tarmucin yang saat ini berusia hampir 81 tahun, tetapi tetap senyum menghiasi bibir Sang Raja. Dia memiliki Permaisuri dan 34 selir kerajaan yang berasal dari desa di sekitar kerajaan seperti Leuwiliang, Pondok Kapur, Tonjong, Cibalanarik dan sebagainya. Tarmucin memiliki 3 orang anak laki-laki, yang paling tua dan putra mahkota adalah Suja’i usia 22 tahun, yang kedua adalah Sape’i usia 20 tahun dan yang terakhir adalah Shomad’i usia 18 tahun. Ketiga anak tersebut memiliki wajah yang menarik dan memiliki khas masing-masing. Tetapi KISRAN (Kisah Seputar Kerajaan) yang beredar adalah Shomad’i merupakan anak yang paling ganteng dan kuat seperti campuran Sapi Madura dengan Lombok.

Dan diantara mereka juga memiliki hobi yang beragam tapi satu hal yang merupakan kesamaan adalah mereka sangat menyukai Ilmu Bela diri Tangan Kosong keturunan Tarmucin yaitu Kepak Sayap Rajawali.

Suja’i dalam ilmu bela diri sangat kokoh dan kuat tetapi gerakannya sangat kaku, sedangkan Sape’i memiliki keluwesan bergerak bak Paula Abdul tetapi kurang dalam kekokohan. Sedangkan Shomad’i tidak terlihat sedikitpun seperti orang yang memiliki Ilmu, dia hanya seperti anak laki-laki lain yang terlihat biasa dan sedikit nakal menandakan kecerdasannya! Pernah Suja’i dan Sape’i latih tanding selama 5 hari dengan coffe break 7 kali dengan hasil yang imbang. Tetapi Shomad’i tidak pernah mau berlatih tanding dengan mereka, disebabkan sebenarnya Shomad’i selalu mengalahkan kakak-kakaknya. Dan karena itu Shomad’i tidak mau bertanding karena takut masuk dalam berita KISRAN (Kisah Seputar Kerajaan) dan menurunkan pamor kakak-kakaknya.

Pada hari 12 Djulhijah Shomad’i berbicara empat mata dengan Tukul dan Tarmucin. Untuk membicarakan keinginannya berkelana keluar tanah TARJAYA demi mencari pengalaman dan orang yang dapat mengalahkannya….hmmm kebiasaan dari para anak raja sedikit gegabah dan sombong. Tarmucin berbicara kepada Shomad’i seperti ini : “Mad’i, kamu memang memiliki ilmu yang tinggi dibanding dengan kakak-kakakmu…seluruh kembangan Jurus Kepak Sayap Rajawali sudah kamu kuasai dan kamu malah dapat membuat kembangan sendiri yaitu KETUTRABANG (Kepakan Buntut Rajawali sedang Terbang) yang sangat berbahaya. Kakekmu sendiri saja tidak pernah terpikir jurus tersebut (Kakeknya-Tarji’i..). Tetapi satu hal yang belum kamu kuasai sepenuhnya adalah dirimu! Jurus digunakan oleh orang yang memilikinya, tetapi diri/jiwa adalah pondasi dari orang yang akan menggunakan jurus apapun!” Tarmucin berkata sambil kedua matanya sedikit tertutup. Shomad’i langsung menimpali Bapaknya: “Pak, memang diri/jiwa yang berada didalam manusia yang akan membuat berbagai langkah dari manusia tersebut. Tetapi jurus dapat menguasai jiwa manusia tersebut, Mad’i rasa Bapak terbalik menilainya!” Shomad’i berkata dengan lirikan tajam ke Tarmucin. “Baiklah, terserah kamu! Tapi sebelum bapak ijinkan ada satu pertanyaan yang penting bapak lontarkan dan bapak harap kamu akan menjawab dengan jujur! Bagaimana?” Tanya Tarmucin kepada Shomad’i. Shomad’i mengkerutkan keningnya berpikir dengan keras pertanyaan apa yang akan dilontarkan bapaknya dan kemudian dia menjawab : “Silahkan Pak!”. Sambil menghela napas berulang kali Tarmucin mulai menyusun kata-kata agar pertanyaannya tidak bias didengar Shomad’i. “Apakah kamu merasa kecewa kepada Suja’i karena telah memacari pacarmu si Qoriatul? Seperti yang sering terdengar di KISRAN? Apakah kau kecewa terhadap Sape’i karena telah memacari pacarmu si Jumri’ah? Satu hal lagi apakah kau kecewa dengan Bapak karena pacarmu bapak jadikan selir si Tarminem (Anak dari Eminem)?” dan Tarmucin terdiam menunggu jawaban dari anaknya. Lama Shomad’i tidak menjawab dan tertunduk, kemudian terdengar suara Shomad’i yang berbeda dari tadi terdengar lebih parau dan berat seperti orang habis makan belum minum :”Hmmm…Pak yang sudah sudahlah…saya tidak kecewa! Tapi Pak, kenapa kakak dan Bapak selalu mengambil kesempatan disaat saya lengah sedetik? Dan akhirnya mereka semua berpaling? Tapi…ya sudah! Pak, saya tidak mau mendengar pertanyaan itu lagi. Tapi jawaban saya cuma TIDAK SAKIT HATI tetapi MAKAN HATI! Nah, puas-puas…dasar ndeso?” Sambil berjalan seringan bulu ayam Shomad’i keluar dan langsung pergi tanpa pamit lagi dengan semua penghuni Istana. Tarmucin terbelalak dan cuma bisa mengeluarkan kata : “Aghh..Shom..!!” Dan kata tersebut hilang dibawa angin pergi.

Saat usia Tarmucin 91 tahun akhirnya dia menghembuskan nafas terakhirnya dan memberikan mandat kepada Suja’i sebagai pengganti dirinya sebagai Raja dari Kerajaan TARJAYA. Saat ini usia Suja’i adalah 32 tahun dan dia menjadi sesosok Raja yang gagah, dan Sape’i yang sekarang berusia 30 tahun menjadi Panglima Perang dari Kerajaan TARJAYA. Pada 15 Muharram dinobatkanlah Suja’i sebagai Baginda Raja, diantara keramaian terdapat utusan-utusan daerah tetapi kemana mata memandang tidak terlihat Shomad’i.

Baik kita tinggalkan dulu cerita didalam kerajaan, mari kita simak kisah Shomad’i yang berkelana selama 10 tahun. Setelah menghilang ditelan suara angin shomad’i berlari keluar istana dan area kerajaan tanpa arah, kemana angin kesitulah dia bergerak seperti kapal layar milik kerajaan Inggris Raya. Lama kelamaan dia berjalan memasuki satu daerah dimana masyarakatnya sangat sederhana dan ramah, daerah tersebut adalah daerah Pondok Cabe Hulu dan Ilir. Biar daerah ramah tetap saja yang namanya daerah selalu ada orang yang tidak mendapatkan pekerjaan yang halal. Dan mereka menjadi seorang centeng, centong atau apa saja yang sifatnya memeras.

Saat Shomad’i memasuki pintu palang yang megah terbuat dari kayu duren, seorang paruh baya menghampirinya dengan logat seperti orang mabuk : “Hey, kamu yang berlenggang…berhenti sebentar!” Shomad’i berhenti sambil melihat kearah orang tersebut. Shomad’i berkata : “Ada apa Pak?”, laki-laki tersebut berjuluk KUDARUNG (Kucing dalam karung) berkata : “hehe….ada apa? Yah, jelas donk ada apa-apanya! Kamu masuk ke rumah orang yah jelas donk harus ada omongan dengan yang punya rumah!” Kudarung berkata. Shomad’i menimpali : “Wah ternyata bapak ERTE sini?”….Kudarung terbelalak sambil menyeringai menampakkan susunan gigi RANGGINANG (Rangkaian Gigi Nangkring) sambil berkata : “ERTE…hahaha…ERTE! Kamu anak ingusan tidak tau aturan!” Sambil mengakhiri kata tersebut, berciutan angin kearah muka Shomad’i. Tanpa berkedip Shomad’i hanya menghembuskan napas dan apa yang terjadi? ternyata Kudarung tergeser dari posisi berdirinya sekitar 5 cm sampai 6 cm kebelakang terdorong oleh hembusan napas Shomad’i! terbelalaklah Kudarung dan berkata dalam hati : “Gila cing nih bocah! Gue ampe geser…..wah harus cepet cepet nih!” Setelah menyelesaikan pikiran tersebut dia langsung bergerak cepat dengan mengeluarkan berbagai jurus simpanannya yaitu “Kucing Persia digigit Kucing Kampung”, berciutan angin disekitar lokasi mereka dan Shomad’i sudah tidak dapat dilihat dengan kasat mata bergerak kesana-kesini menghindari pukulan pukulan Kudarung! Tapi tanpa membalas satu juruspun….bukan main ilmu “Rajawali menghindari Panah” milik keluarga Tarmucin!

Setelah itu Shomad’i membentak dengan diikuti suara yang seperti memukul isi dada : “CUKUUP!” tanpa tahu apa yang terjadi baju Kudarung berlobang dengan ukuran tangan orang dewasa didadanya dan gosong seperti cakaran Rajawali! Dan Kudarung terpental sampai dengan 1 meter dan berhenti tertahan oleh tembok pos satpam sambil mengeluarkan darah segar dari bibirnya.

Tidak lama berloncatan orang kesana kemari berjumlah 9 orang dengan di pimpin seorang tua seperti tengkorak….Dan berkata : “Cukup anak muda, dia adalah keluarga ku!”. Berhentilah Shomad’i bergerak dan menatap ke 9 orang dengan tatapan satu persatu. Shomad’i berkata : “Hmmm, baik…saya akan pergi melanjutkan perjalanan saya!”….”Hahaha, tunggu anak muda. Seorang melakukan sesuatu harus berani menghadapi resiko langkah yang diambilnya!” Kata si tengkorak yang berjuluk TENGBLANCA (Tengkorak Casablanca).

Tanpa banyak cakap bergeraklah mereka mengepung shomad’i dan terjadi pertempuran yang tidak seimbang! Ke 9 orang tersebut mengalami guncangan di dada, liver dan limpa mereka terkena pukulan Shomad’i dan akhirnya berlarian kesana kemari. Kemudian hilang ditelan bangunan-bangunan perumahan.

Shomad’i berpikir keras di otak sebelah kanannya bahwa dia harus berhati-hati memasuki daerah sini. Dan dia pun melangkah tenang tanpa arah menuju sebuah bukit yang sedikit gundul seperti habis di gagahi oleh para pemain Illegal Logging.

Pada saat menanjak di bukit ke 2, shomad’i melihat seorang laki-laki sedang bermain suling sambil duduk menghadap air terjun dan melantunkan lagu yang sangat menyenangkan hati dan perasaan. Shomad’i mendekatinya dan mendengarkan lagu tersebut, tetapi laki-laki tersebut tetap tenang dan meniupkan sulingnya. Setelah habis satu lagu laki-laki tersebut melihat ke Shomad’i, dan terkejutlah Shomad’i karena ternyata laki-laki itu sangatlah Ganteng dengan Paras muka seperti campuran Brad Pitt dan Bread Talk (Roti). Dengan mata yang bersinar seperti menusuk ke jantung dan paru-paru. Kemudian laki-laki tersebut menegur dengan sapa halus : “Ah..sahabat, ternyata engkau juga menyukai suara suling dan lagu?” tanya si laki-laki. Shomad’i menjawab :”Biasa saja, hanya heran koq ada orang yang memainkan suling di daerah sini!”. Laki-laki tersebut berdiri dan menghadapi Shomad’i, dan ternyata dia seorang laki-laki yang tinggi, gagah dan badannya seperti SUPERMAN. Dan dia berkata :”Terkadang orang perlu menyendiri dan bersantai…hmmm, kehidupan membuat kita terlampau serius dan sakit hati!” Sambil menggelengkan kepalanya dia melewati Shomad’i dan berjalan santai.

Shomad’i merasa di tinggalkan dan berkata :”Hey kawan, orang sedang berbicara kau berjalan saja meninggalkannya…itu tidak sopan!” Laki-laki tersebut menjawab :”Saya pikir sobat mau merenung di air terjun ini…oya, dan nama saya adalah PARMANCHO! Sobat boleh panggil Choco, ParCho, Mancho..bebas aja!” Parmancho sambil tersenyum. Kemudian sekejap mengedipkan mata Shomad’i melihat ke depan dan ternyata PARMANCHO telah hilang dari hadapannya tanpa meninggalkan suara sedikitpun. Terbelalaklah Shomad’i ternyata laki-laki tersebut adalah manusia sakti yang sangat sederhana.

PARMANCHO berjalan santai meninggalkan Shomad’i, dan menemukan kedai kopi kecil yang bermerek “Kopi Bin Karnoto Adi” kemudian dia mampir untuk menghirup secangkir kopi kecil khas Kopi Bin Karnoto Adi. Sambil menyeruput kopi, seluruh badan PARMANCHO tetap siaga satu dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi. Di saat itu pulalah datang dua orang yang berpakaian seperti FASILITATOR menghampiri kedai kopi tersebut. PARMANCHO merasakan suasana yang panas begitu mereka datang, sepertinya mereka habis melakukan sesuatu hal.

Setelah mereka duduk dan datanglah seorang pelayan sambil menyapa :”Selamat datang tuan-tuan di Kopi Bin Karnoto Adi! Ada yang bisa saya bantu?”, salah satu dari mereka menjawab halus :”Hmm…sediakan kami 2 cangkir kopi, tidak usah pakai gula karena kami bawa gula diet!”, sambil mencatat dan menganggukkan kepala pelayan langsung bergerak untuk menyiapkannya. Mereka bercakap-cakap :”Dul, kamu terlalu kejam menggunakan jurus Capit Udang terhadap orang tadi!” Berkata satu orang yang lebih tua. Dul menjawab :”Kakak, tugas kita adalah mengambil buku silat “Gasek-Tairus”-(Gadis Seksi dari Pantai Russia) dari orang tersebut! Sudah tentu dia yang memegang jelas handal memakai jurus tersebut..untung Raja sudah membekali kita dengan jurus Kepak Sayap Rajawali gubahan Panglima Sape’i” dan satu orang yang bernama Kodir menjawab :”Memang ganas jurus “Gasek-Tairus”, tetapi ternyata lebih ganas Kepak Sayap Rajawali Tak Pernah Kembali!”.

Saat itu berjalanlah tenang dari kejauhan Shomad’i menghampiri ke dua orang tersebut dan kemudian berucap dengan suara yang sedikit di tahan :”Hey kalian berdua, kenapa membunuh seseorang disana dengan pukulan yang sangat mengerikan?”. Si dul menjawab :”Hmmm, kamu siapa? berani bertanya kepada utusan raja TARJAYA?”. Shomad’i terdiam dan sekejap teringat tentang rumahnya..kemudian dia menjawab :”Memangnya segitu kejamkah utusan dari Kerajaan TARJAYA? Siapa yang mengirim kalian untuk membunuh orang tua tersebut?”. Kodir menghela dan menjawab :”Anak muda tidak perlu ikut campur! Pengen tau siapa yang mengirim kami…?” Sambil merogoh sesuatu dari bajunya dia berkata :”Panglima Besar Sape’i!” dan dia mengangkat plakat setinggi kepalanya.

“Hmm…tidak ku kira Sape’i menjadi besar kepala dan berbuat semena-mena!” Shomad;i berkata lirih. Kodir dan Dul berdiri sambil berteriak :”Hey, jangan kurang ajar kamu!” Kemudian dibarengi dengan papakan jurus Rajawali. Terkejutlah Shomad’i mereka lihai dengan Jurus Kepak Sayap Rajawali dan akhirnya Shomad’i bertempur dengan membalas berbagai jurus tersebut dan anehlah ketiga orang tersebut terbingung-bingung. Sejak dari tadi PARMANCHO terlihat duduk santai sambil menghirup kopinya dan tidak lupa melihat jalannya pertandingan.

“Tungguuuuuuuuuu….” Bentak Shomad’i yang menggetarkan seluruh isi kedai dan jantung para tamu disitu. Dan dia berkata:”Tidak tau kalian jurus apa yang kupakai? dan tidak kenal kalian dengan siapa berhadapan?” Kedua orang tersebut baru teringat dan bertanyalah Kodir:”Jurus Kepak Sayap Rajawali, siapakah lu bocah?” Shomad’i menjawab :” Aku Shomad’i adik dari Sape’i!”…Mereka berdua melihat tajam dan tertawa besar :”Hahahaha…Shomad’i sudah mati puluhan tahun yang lalu! Begitu menurut KISRAN (Kisah Seputar Kerajaan)!” Shomad’i terkejut setengah mati dan bertanya :”Hmm…baik, apa yang kalian ambil dari orang tersebut?” Dul berkata :” Buku Silat Gasek-Tairus! Untuk Panglima Besar!” Shomad’i menjawab :” Waduh..kalian bunuh Bpk. Sumirat penerus ilmu Gasek Tairus….wah…wah…sudah zalim!” Kemudian tanpa banyak cakap Shomad’i menggebrak dengan jurus andalannya KETUTRABANG, terkejutlah mereka dan kemudian mereka menggunakan andalan yaitu jurus Kepak Sayap Rajawali Tak Pernah Kembali.

Perkelahian semakin mengganas, angin di sekeliling berciutan, pohon-pohon ukuran 70 m up bergoyang kesana kemari, kedai kopi bergeseran mejanya dan baju orang-orang sampai tersingkap seperti Marilyn Monroe. Hanya satu orang yang tetap menghirup kopi tanpa terganggu dan mengawasi pertandingan dan berkata kecil :”Hmm..pria yang bernama Shomad’i tidak akan sanggup melayani mereka!” Setelah dia mengucapkan itu, kemudian terdengar dentuman keras dan tubuh Shomad’i bergelimpangan sembari memuntahkan darah segar seperti ayam siap saji sebelum dipotong, sedangkan kedua orang tersebut hanya mundur 31 langkah tergeser. Kodir berkata: “Hmm..anak muda, bukan main ilmumu tetapi ilmu kami lebih dasyat!” Si dul berkata kepada Kodir :”Kak, kita musnahkan aja dia yah!” Sebelum Kodir menjawab terdengar suara halus dan tenang : “Hmm..konflik bermulai dari pergesekan kecil di dalam hati, tetapi apabila pergesekan tersebut sudah berbentuk pembunuhan maka itu akan menjadikan Perang! hmm..sangat tidak baik tuan-tuan!” Berdirilah PARMANCHO di hadapan mereka. Kodir berkata : “Hey, anak muda..sudah kami bilang tidak usah mengganggu kami utusan Panglima Besar!” PARMANCHO tertunduk dan menjawab :”Yang kutakutkan adalah Yang Maha Esa dan para aulianya! Panglima hanya sebatas sebutan untuk orang dalam posisi mereka…hanya manusia yang masih dikendalikan hawa nafsu seperti ku!Hmm…maaf sebelumnya siapapun itu tetapi untuk pembunuhan tidaklah baik kawan!” Si Dul langsung menerjang dengan pukulan kepada PARMANCHO dan terbelalaklah Dul karena PARMANCHO terkena pukulannya tetapi justru Tenaganya tersedot kedalam dan membalik ke badannya sendiri dan terpental kebelakang.

Dul melirik Kodir dan mereka langsung menyerang dengan Jurus Kepak Sayap Rajawali Tak Pernah Kembali. PARMANCHO hanya menggerakkan kedua tangannya dan beradulah tangan mereka dan apa yang terjadi? Dul dan Kodir tidak bisa melepas tangan mereka dan tenaga mereka seperti tersedot ke dalam tangan PARMANCHO…itulah kesaktian jurus TANGAN KAPAS HISAP TAK LEPAS. Mereka berteriak teriak dan akhirnya PARMANCHO melepaskan tenaganya dan terpentallah mereka dengan mengeluarkan darah segar seperti ayam sehat sudah dipotong!

PARMANCHO menghampiri Shomad’i dan berkata : “Engkau sahabat tenanglah duduklah dengan tenang, atur pernapasanmu dan buangkan sedikit angin di perut mu agar hawa beracun yang ada keluar walau baunya nantinya akan sedikit menganggu lingkungan sekitar!” Kemudian Shomad’i mengangguk dan melakasanakan dan tidak lama terdengarlah suara Duuuuuuuuuttttttttttttttttt! Hawa beterbangan dimana-mana sampai-sampai PARMANCHO tidak bisa menahan dan agak sedikit termuntah, apalagi masyarakat di sekitar kedai sehingga kedaipun terpaksa segera mengganti bahan kopi yang terdapat disitu!

Kemudian PARMANCHO menghampiri Dul dan Kodir kemudian berkata :”Ini minumlah sedikit cairan Kloropil ini agar kembali sehat!” Minumlah mereka walapun menurut info Agus Kukus cairan Kloropil baginya tidak bermanfaat banyak. Tetapi bagi orang lain mungkin sangat bermanfaat. Dan ternyata benar, mereka langsung segar dan bertanya kepada PARMANCHO beli dimana, sehingga terjadilah proses Down Line dari MLM (Multi level Marketing). Sehingga mereka bisa mendapatkan cairan Kloropil tersebut.

Kemudian duduklah mereka berempat sambil memulihkan tenaga, dan PARMANCHO berbicara :”Kawan-kawan sudahilah perselisihan sampai disini…hasilnya jelas tidak baik bagi kita semua. Bagaimana?” Dul berkata :”Sahabat, masalah disini akan kami selesaikan sampai disini, tetapi bagaimana kami bertanggung jawab terhadap Panglima?” Shomad’i berkata :”Biar aku yang akan menyampaikan kepada dia!” Kodir memberikan sikap hormat kepada Shomad’i :”Putra Mahkota sudah lama tidak kembali, bagaimanakah tindakan Panglima dan Raja? Dan bagaimana dengan kami?” Shomad’i berkata : “Biar bagaimanapun aku tetap adik mereka, tenanglah aku akan coba untuk obrolkan dan mengembalikan buku Gasek-Tairus kepada yang berhak! Apalagi disampingku nanti ada saudara Choco (PARMANCHO)!” Parmancho menghela napas : “Sebenarnya aku tidak tertarik untuk hal seperti ini, apalagi pergi ke kota raja. Tetapi kalau memang karena kehadiranku dapat membantu menyelesaikannya yah apa mau di kate..! Ok….go deh..Bubarin!”

Setelah mereka bermalam di daerah tersebut, keesokan paginya saat burung hantu pulang ke rumahnya dan tidur lelap bergeraklah mereka menuju kerajaan TARJAYA dengan menggunakan Angkot S26 turun di Gaplek kemudian sambung lagi naik 106, tetapi ternyata ada kerusakan di angkot mereka sehingga mereka harus meneruskan dan menunggu PUSAKA jurusan Bogor. Apa boleh dikata, ternyata PUSAKA yang mereka naiki bukan menuju Bogor tetapi Ciputat. AKhirnya dari Ciputat mereka ambil angkot jurusan Pamulang. Sesampainya di sana waktu telah berjalan 3 hari 3 malam, sehingga mereka rehat di kedai kopi dengan merek “Bintang Jatuh” (STAR GEDEBUGS CAFE).

Sambil santai mereka berbincang seperti sahabat yang sudah lama mereka kenal, memang PARMANCHO sering membawa suasana persaudaraan sehingga mereka satu sama lain tidak canggung dalam berbicara dan bertindak. Bukan main PARMANCHO (dibaca PARMANTO). Sepanjang perjalananpun mereka sering mendengarkan tiupan suling PARMANCHO. Tanpa terasa hari berjalan hari dengan berganti angkot dan bis akhirnya tibalah mereka di depan pintu gerbang kerajaan TARJAYA.

Dul dan Kodir berkata kepada Shomad’i :”Putra Mahkota, sebaiknya kami serahkan buku silat “Gasek Tairus” kepadamu!” Sambil menyodorkan kepada Shomad’i dan Shomad’i berkata :”Baik…dan kalian akan menemui Panglima duluan?” Mereka mengangguk dan segera bergerak menuju kedalam kerajaan dengan perasaan yang ketakutan dan gentar. PARMANCHO menghela napas dan berkata :”Hmm….kasihan mereka, yah kita lihat aja bagaimana situasinya?” Shomad’i pun merasakan persetujuan dan keadaan yang sama seperti PARMANCHO. Dan Shomad’i berkata :”Sahabat, aku serahkan buku ini kepada kau..hanya engkau seoranglah yang dapat menjaganya dengan baik!” PARMANCHO mengangguk dan menyimpannya. Kemudian berjalanlah mereka memasuki ibukota dan terlihat sedikit air mata menggenang di pelupuk mata Shomad’i mengingat berbagai peristiwa di saat dia sebelum meninggalkan kerajaan.

Mereka sepakat untuk beristirahat dulu hari ini dan menanti kabar dari Dul dan Kodir apa yang mereka alami. Sambil beristirahat terlihat Shomad’i terkadang berjalan sendirian keliling ibukota dan PARMANCHO hanya beristirahat dan terkadang bertafakur sesekali.

Keesokan harinya setelah mereka mandi dan sarapan datanglah se-batalyon pasukan menjumpai mereka di pasar parung kios no. 11 sebab mereka sedang servis jam di kedai Sutan ESTE’ENKO (STNK) atau yang lebih dikenal Pendi Pak ERTE. Terkejutlah PARMANCHO dan Shomad’i, tetapi dengan ketenangan PARMANCHO dia langsung bertanya dengan senyum di bibirnya : “Halo para askar, apa yang bisa kami bantu?” Salah seorang askar yang berpangkat KOPRA menjawab : “Puffff, tidak usah berbasi-basi, ikut kami ke istana dan disanalah kalian akan disiksa!” Shomad’i tidak bisa menahan kesabarannya dan langsung menggebrak dengan jurus 1 KETUTRABANG yang berjuluk Buntut Kibar Buyarkan Danau. Para askar beterbangan kesana kemari seperti daun di musim gugur dan mereka memegang dada masing-masing dan melongo hanya dengan satu jurus mereka buyar. Pada saat itulah loncatlah dua pasang muda mudi ke hadapan Shomad’i. Mereka berkata :”Hey kamu, melawan perintah kerajaan dengan hanya mengandalkan ilmumu? Coba hadapi ini!” sambil berkata mereka langsung menggebrak berbarengan ke arah Shomad’i dan Shomad’i berkelat kelit kesana kemari sambil berpikir keras : “Bukan main ahlinya mereka memainkan Kepak Sayap Rajawali, siapakah mereka?”.

Seperti menghisap Marlboro keluaran Swiss bukan lokal waktu berjalan sangat cepat dan tiba-tiba terdengar dentuman yang menggelegar seperti Guntur anaknya Hasan Fasilitator Api Unggun. Dan terpelantinglah Shomad’i lagi-lagi mengeluarkan darah segar, sepasang muda mudi tersebut hanya berdiri tegar.

PARMANCHO menghampiri Shomad’i dan menaruh telapak tangannya ke punggung Shomad’i sambil berkata :”Wah, Mad..kamu keseringan ngeluarin darah terpaksa cari donor nih! Waduh..waduh…!” Dan PARMANCHO berteriak nyaring sekali sehingga kuping muda mudi dan para askar mengeluarkan darah sedikit. “HENTIKAN SEMUA PERTEMPURAN!!!!!!!!!!!” Terbelalaklah muda-mudi dan askar melihat tenaga dalam PARMANCHO! Dan mereka mundur 93 langkah ke belakang melihat PARMANCHO berdiri memapah Shomad’i dan berjalan ke arah mereka. PARMANCHO berkata: “Hmm….apa-apaan sedikit sedikit pukul, serang, gaplok…ini negara manusia atau monyet yang tidak pakai otak? Hayo, kalau berani serang saya!!! Hayo silahkan!”. Semua orang melihat dengan terdiam tidak bergerak dan kemudian sepasang muda-mudi yang bernama Puja dan Puji berkata :”Maafkan kami, silahkan kunjungi istana sekarang juga!” Kemudian mereka menghilang diikuti dengan para askar meninggalkan PARMANCHO dan Shomad’i.

Tak lama kemudian datanglah PARMANCHO seorang diri ke dalam istana dan dia disitu melihat 1 orang yang berpakaian seperti Raja, 1 orang Panglima Perang, 2 muda-mudi yang tadi dan kedua Dul dan Kodir yang terlihat lesu. PARMANCHO langsung salam dengan hormat dan berkata :”Apa kabar Raja dan para sahabat yang hadir disini! Nama saya PARMANCHO (Dibaca PARMANTO), anda semua boleh panggil Choco, Mancho, Parman..terserahlah yang enak saja. Ada apa hal yang bisa saya bantu?”. Sang Raja melihat dengan tegas dan berkata :”PARMANCHO, kami minta engkau kembalikan Buku GASEK TAIRUS kepada kami!”. PARMANCHO menjawab :”Raja, untuk apakah buku tersebut? Dan apakah ada hak kita di buku tersebut?”. Sang Raja menjawab :”Hmmm…jelas dooonk! Untuk memperkuat barisan ilmu dan askar kami!”. PARMANCHO berkata bijaksana : “Ilmu sangat berguna kita cari sebanyak mungkin, tetapi ilmu bila disalahgunakan merupakan hal yang berdosa hanya untuk menindas orang lain! Banyak cara untuk dapat menjadi BESAR tidak harus dengan kekerasan saja! Komunikasi, kebijakan yang benar, adil, bijaksana, banyak hal yang bisa kita lakukan..atau seperti pelatihan Sufi Thinking yang sering saya dengar di setiap pelosok daerah.” Terdiam sang Raja dan terdengar suara parau sang Panglima sambil menggebrak dengan jurus Rajawali Tidak Pernah Kembali ke arah PARMANCHO. Terkejut PARMANCHO dengan desingan tangan Sape’i, tetapi PARMANCHO seorang pemuda yang sangat mahir silat. Dengan gerakannya yang santai dia membalas segala serangan yang dikeluarkan Sape’i sampai telapak tangan Sape’i memerah seperti batu bata menemui tangan PARMANCHO yang seperti kapas tersebut.

Setiap orang yang melihat disitu, pasti akan membuka mulut, berdecak kagum melihat pertandingan yang super dasyhat! Tetapi seperti halnya dengan Marlboro Swiss, marlboro lokal juga sangat cepat habis bila terkena angin. Maka dengan waktu yang tidak lama..Sape’i terkena pukulan TANGAN KAPAS yang berjuluk KAPAS UNTUK ALKOHOL dan terpelantinglah dia dengan memuntahkan darah segar dua kali seperti Shomad’i. Tidak lama kedua muda mudi langsung memukul PARMANCHO dan beradulah telapak tangan mereka…hasilnya sama seperti yang dialami Dul dan Kodir, mereka terpelanting 4,5 meter persegi sambil memegang dada mereka dan mungkin mereka butuh Bi’ Mamo untuk mengembalikan LATRI-nya.

Dan gentarlah mereka semua sambil mengelus dada masing masing. Dan Raja bertanya :”Bukan main…bukan main….kami takluk kepadamu anak muda!” Raja menyalaminya dan memukul mukul pundaknya seperti HALO APA KABAR. PARMANCHO bersikap biasa dan berkata :”Ilmu yang tinggi bukan untuk menyiksa orang lain. Tapi yang paling sulit adalah mengontrol diri sendiri dengan ilmu yang tinggi. Banyak orang merasa ilmu sudah tinggi tetapi kontrol diri mereka tidak ada..itu bukan sakti tetapi sakit. Ada orang yang ilmunya merasa tidak ada apa-apanya tetapi kontrol dirinya tinggi…itu namanya SAKTI…tuan Raja! Menjadi orang yang baiklah kita bersama sama dan kita pergunakan untuk seluruh ummat manusia! Bagaimana Tuan raja, setujukah?”. Raja mengangguk dengan serius dan menghela napas :”Hmm..kau betul Choco! Kau betul, kami khilaf…maafkanlah kami semua!”. PARMANCHO berkata :”Sebelum kalian meminta maaf, saya sudah memaafkan dan tidak ada yang perlu berkecil hati. Satu hal lagi, adalah saya akan membawa seseorang dan bermaaf-maaflah kalian semua!” Sambil berkata tersebut PARMANCHO melihat ke belakang dan berjalanlah Shomad’i lunglai mendekat. Raja dan Panglima terkejut, sambil menitikkan air mata mereka berlarian menghampiri dan berpelukan layaknya seorang muslim.

Dan disaat itu hilanglah dari pandangan pendekar TANGAN KAPAS entah kemana menghilang. Dan hanya terdengar suaranya dari jauh :”Wahai SAHABAT SAHABAT, berkumpullah kalian dengan baik, jadilah masyarakat yang baik tanpa perselisihan, fitnah, jelek menjelekkan. Jadilah Manusia yang baik…karena amal yang dilihat selain HABLUMMINALLAH juga HABLUMMINANNAS. Jagalah keduanya agar terjadi keseimbangan untuk memasuki pintu Surga!”.

(Kisah diambil dari berbagai kejadian dan pikiran, jadi apabila ada hal gak nyambung…yah maap! Jaka Sembung naik Ojek, naik kuda sambil makan bawang-Gak nyambung Jek dan Dagh…Bawang! :) )

Antara Tugas Dan Alam

Posted in Uncategorized on Januari 22, 2007 by chairmanbro

Manusia produktif adalah manusia yang melakukan berbagai hal-hal yang berguna baik secara pribadi ataupun secara umum. Perintah merupakan bagian dari tugas yang harus dilaksanakan dengan baik dan penuh perencanaan. Pelaksanaan tugas tersebut tergantung daripada bagaimana perencanaan dan pendekatan yang baik untuk menuntaskan pekerjaan tersebut. Selain hal itu juga ada faktor yang juga ikut mempengaruhi pelaksanaan tugas tersebut yaitu kondisi alam. Satu hal yang kita dapat adalah kita hanya bisa merencanakan (Secara dunianya) tetapi semua tergantung yang diatas (Secara Akhiratnya).

Kadang kita melihat dan mendengar bagaimana kondisi alam di dunia ini, bencana banjir, gempa, longsor, tsunami dan sebagainya merupakan reaksi alam terhadap perputaran bumi yang sudah berjalan begitu lama. Manusia sering mengalami dilema akan hal tersebut…perasaan mengalami ketakutan tetapi tugas menuntut untuk diselesaikan. Bagaimanakah kita dapat mengarungi hal tersebut?

Nah, tugas merupakan bagian dari ibadah kita juga (Walaupun merupakan status profesional), sebab manusia Islam haruslah produktif! Jadi apabila kita melaksanakan tugas tersebut bisa dibilang kita juga melaksanakan ibadah dan taat terhadap perintah walau kondisi mengatakan berbagai hal!

Yang menarik adalah disaat tugas, kondisi alam sedang tidak baik itu merupakan hal yang sangat menarik….artinya pelaksanaan tugas tersebut disesuaikan dengan kondisi alam. Sedangkan pengaturan alam dilakukan oleh yang diatas. Artinya pelaksanaan tugas tersebut dilihat dan diikuti oleh yang diatas….maha benar allah dengan segala firmannya!

Laksanakanlah tugas dengan baik secara dunianya dan secara akhiratnya memohonlah doa dengan yang diatas dan yang tidak kalah penting memohonlah doa kepada yang memberikan tugas!

Kadang Terlupa..

Posted in Uncategorized on Januari 3, 2007 by chairmanbro

Otak mengolah segala bentuk informasi yang sering kita sebut dengan PIKIRAN, kemudian pikiran membuat kita mengambil langkah yang sesuai dengan pikiran yang telah jadi tersebut. Terkadang dengan segala kegiatan dan aktivitas yang menuntut waktu, pikiran dan tenaga yang besar, kita sebagai manusia sering melupakan hal-hal lain yang ternyata tidak kalah penting dan termalah hal tersebut dapat mengembalikan ingatan-ingatan dan kesadaran kita, darimana asal, bagaimana bisa menjadi seperti ini dan lain-lain yang terkait.

Dilihat dari sisi tersebut memang kadang kita sebagai manusia terlupa untuk bersyukur kepadaNya tentang berbagai hal yang kita peroleh hari demi hari. Apakah yang kita peroleh merupakan cobaan, kebahagiaan, kepuasan dan sebagainya!! Tidak ada bedanya hal apapun itu…yang membuat perbedaan hanyalah bagaimana kita merasakannya saja. Untuk itu semua kita harus bersyukur dan berbahagia, sehingga kita selalu ingat bahwa kita hanyalah manusia yang berasal dari orang tua kita sebelumnya.

Sedikit cerita tentang ego….ego merupakan salah satu hal yang mesti kita lawan apabila ternyata merugikan kita, cepatlah berbalik dan lakukan sebaliknya. Itu bukan hal yang memalukan (Percayalah!!) itu merupakan suatu kehormatan sebagai seorang manusia. Seorang manusia yang dapat mengetahui kesalahan dan melakukan perbaikan secepatnya…kembali semua haruslah yang berguna bagi orang banyak.

Orang-orang disekitar kita, orang-orang yang meninggalkan kita terlebih dahulu adalah mereka yang membesarkan kita sehingga kita seperti sekarang ini. Ingatlah mereka, apakah mereka melakukan hal yang salah seperti yang kita lakukan, atau berpikirlah kembali dan ingat apa yang mereka contohkan kepada kita disaat mereka mengalami hal seperti kita….Kacang tidak boleh lupa pada kulitnya! Dan mengingat mereka artinya juga membuat mereka panjang umur sebab kita mengingat apa yang ditinggalkan kepada kita (Ajaran dan perilaku) dan kita secara otomatis juga mendoakan mereka.

Hmmm…..manusia sering kali lupa khususnya apabila menerima segala hal yang menyenangkan di dunia, tetapi bila duka dan kesedihan? Kita akan kembali mengingat dan meminta bantuan dari mereka…….hmmmm, layakkah kita kalah dari perasaan dan ego kita? SAMA SEKALI TIDAK! Laksanakan perbuatan baik secepatnya tidak usah ditunda, kesalahan akan terkikis…kalaupun ada yang kita peroleh di dunia paling hanya cemoohan orang karena kita mengantongi ego kita. Tidak masalah! Sebab di akhirat sana mereka akan bertepuk tangan dan memberi kita tempat yang layak…Amiin ya rabbal alamin.

Bingung?

Posted in Uncategorized on Desember 21, 2006 by chairmanbro

Setelah berhenti sekian lama menulis….hal yang tebersit diotak saya adalah :

APA YANG HARUS SAYA TULIS?? Dan saat berikutnya terlintas lagi di benak saya….BINGUNG!

Untuk saat ini cukup sekian dulu…nanti setelah tidak bingung mungkin akan semakin pening!

“Kepak Sayap Rajawali” – Tarmucin

Posted in Uncategorized on November 16, 2006 by chairmanbro

Pada era masa Indonesia belum ditemukan, hukum yang berlakupun siapa kuat dia yang menang merupakan hukum yang berlaku di dunia. Masa lampau banyak kerajaan-kerajaan yang berdiri dan merupakan tonggak sejarah dari negara-negara yang sekarang banyak kita kenal. Seperti di indonesia terdapat beberapa kerajaan antara lain Sriwijaya, Majapahit dan sebagainya. Zaman kerajaan tersebut banyak terdapat orang-orang yang memiliki berbagai skill khususnya ahli silat, peramal, pengobatan dan banyak skill lain yang dimiliki oleh orang. Bahkan seorang penipu sekalipun merupakan skill yang harus diperhitungkan saat itu.

Pada saat itu seorang anak muda berjalan dengan santainya sambil memegang sebatang bambu yang terlihat bengkok-bengkok dan bambu tersebut dipergunakan sebagai alat untuk membabat alang-alang dihadapannya. Juga sebagai alat bela diri dari binatang buas lainnya di perjalanan. Anak muda tersebut bernama Tarmucin (Mungkin masih ada hubungan dengan Temucin atau Jenghis Khan? Allahualam bissawab..). Tarmucin memiliki paras yang lumayan cukup menarik, tingginya 178 cm dan berat 69 kg dengan potongan tubuh seorang gagah perkasa. Dan yang paling menarik adalah dia berjalan sembari dihiasi senyum di bibirnya.

Tarmucin sedang merantau kedaerah didekat Pulau Seribu atau yang kita kenal sekarang Jakarta, dia mencari pengalaman dan ingin menambah pengetahuannya tentang orang, kebudayaan atau apa saja yang bermanfaat untuknya. Di saat dia mendarat diwilayah tersebut dia dihadang oleh segerombolan orang tepatnya berjumlah 5 orang dengan bentuk tubuh yang sangar dan beringas. Salah satu dari mereka yang kemungkinan seorang juru bicara berkata kasar padanya : “Hey, kamu orang muda yang tidak tahu adat?” Tarmucin tersenyum dan berkata : “Apa kabar sobat? dan bagaimana bisa saya disebut tidak tahu adat?”. Si Tompul melihat dengan tajam kepadanya sambil mendenguskan nafas beratnya :”Hmmmhhh, ternyata kamu bisa berbicara dan mengerti bahasa kami!”, dilanjutkan dengan kata : “Kenapa saya bilang tidak tahu adat? Karena kamu tidak permisi dengan Kami “5 Gorilla Kelapa Sunda” untuk melewati daerah ini!”. Tarmucin berpikir keras di dalam kepalanya : “Wah, cocok sekali julukan itu untuk mereka? Apakah orang tua mereka yang membuatnya? Bukan main!!! Mereka sangat tahu akan jadi apa anak mereka sesudah dewasa.” Tarmucin berkata : “Maaf Bapak 5 gorilla, saya tidak tahu kalau lewat sini harus minta ijin dengan gorilla! Maafkan kelancangan saya…untuk itu saya minta ijin untuk melewati daerah ini Bapak sekalian!”. Satu diantara mereka yang bersuara parau berteriak : “Bang, tidak usah diperdulikan anak ingusan ini, mari kita geledah dan kita ambil barang berharga di dalam bajunya!”. Tarmucin tercengang mendengarnya : “Wah, barang berharga? Saya saja sedang mencari barang tersebut dan mudah-mudahan ada pada Bapak-bapak!” Tarmucin mengangkat bambunya dan melintangkannya di depan dada. Dan dengan sekejap mata 5 gorilla Kelapa Sunda menghunus senjata masing-masing dan mengambil posisi serang dengan jurus mereka yang ampuh yaitu “Keroyokan Gorilla untuk Sepotong Daging Empuk”. Tidak beberapa lama terjadilah adu senjata yang sangat menarik, ternyata sepotong bambu Tarmucin mengeluarkan suara berdentingan saat beradu dengan senjata-senjata 5 Gorilla dan dapat dilihat tangan para gorilla tergetar disaat beradu dengan senjata Tarmucin! Bukan main tenaga dalam anak tersebut!!

Disudut pohon beringin duduk seorang kakek renta sambil melirik kearah pertempuran dan kakek tersebut tidak habisnya berdecak kagum melihat kelihaian Tarmucin, sampai sampai kakek tersebut lupa kalau sedang ingin melahap indomie rasa soto sehingga mie tersebut menjadi besar apabila kelamaan untuk disantap! “Waduh, mie ku jadi gendut gara-gara melihat pertempuran yang jauh dari seimbang!!” dan akhirnya kakek tersebut melahap mienya.

Seisapan rokok Dji Sam Soe pertandingan berakhir dan “5 Gorilla Kelapa Sunda” terlihat seperti “5 Monyet Kecil dari Barito”, baju terkoyak sana sini, muka pucat kehitaman dan celana kedodoran terkena sabetan bambu. Sehingga mereka memasang kuda-kuda sambil memegang celana mereka masing-masing! Kesulitan yang sangat sulit disaat bertempur! Dan Tarmucin terlihat santai, tidak berkeringat sedikitpun bahkan yang paling sempurna adalah tidak bergerak dari posisinya awal sampai dengan sekarang.

Berkatalah Si Tompul dengan suara getar : “Ba..ba…baiklah kalau begitu, kami mengaku kalah dan minta maaf atas kelancangan kami! Tetapi bolehkah kami mengetahui nama orang yang telah membuat kami seperti in?” Tarmucin menggeleng kepalanya : “Sobat, tidak perlu gugup dan janganlah sungkan dengan saya…..Nama saya Tarmucin anak dari Tarji’i dan berasal dari seberang sana. Kesini hanya untuk mencari dan menambah pengalaman bukan mencari permusuhan!”. Begitu disebut Tarji’i, orang-orang disekitar itu termasuk si kakek gemetar dan menggigil tiada habisnya…..Tarji’i adalah seorang sakti yang terkenal hobi makan kerak telor dan dia memiliki ilmu yang tiada tandingnya, ilmu besutan yang di turunkan dari moyang Kel. “Tar” yang terkenal adalah “Rajawali Bengong Sendiri” dengan kembangan jurus yang sangat banyak.

Si Tompul bergegas menggunakan langkah seribu setelah itu diikuti dengan kawan-kawannya, larilah “5 Gorilla dari Kelapa Sunda” sama seperti julukan barunya “5 Monyet Kecil dari Barito”. Sesaat kemudian Tarmucin dengan tenang berjalan sambil memegang bambunya ke arah sang kakek yang sedang berpikir keras terlihat diwajahnya. Tarmucin menyapanya : “Hai Kek, makanlah mienya karena kalau tidak nanti tidak enak untuk dimakan!”, si kakek menyambut dengan gembira : “Ilmu yang dashyat anak muda…persis seperti orang tua mu!”. Tarmucin bertanya dengan pandangan menusuk : “Kenalkah kakek dengan orang tua ku?”, sambil mengambil sepotong daging si kakek berkata : “Jangan khan kenal, tetapi kami sudah pernah beradu tangan (Berkelahi) hanya untuk menguji siapa yang lebih kuat! Sebelum kau tanya namaku adalah Kamaregar (Kakek Marga Siregar!) dari pulau sebrang.” Begitu mendengar nama tersebut Tarmucin berubah air wajahnya menjadi pucat dan sedikit gentar. Di saat itu teringatlah Tarmucin dengan cerita bapaknya tentang seorang tua yang bernama Kamaregar, bahwa kakek tersebut dapat mengimbangi ilmu “Rajawali Bengong Sendiri” sampai 13.1432 jurus dan perkelahian tersebut memakan waktu sampai dengan 7 hari 7 malam seperti acara kawinan di curug! Dengan jurusnya yang dinamakan Jurus “GaSek-TaiRus” – Gadis Seksi di Pantai Russia.

“Seseorang ingin menambah pengetahuan bukan dengan perkelahian, tetapi dengan pengalaman kehidupan!” lanjut si kakek. Tarmucin berpikir : “Baik, ajaklah saya kek!”…si kakek menggelengkan kepala : “Tidak usah ikut saya, kau carilah sendiri apa itu kehidupan dan bagaimana kita harus dapat mengenal, mengatasi dan menjadikannya bentuk ilmu dalam hidup berakhlak di dunia!”….”Pergilah!” sambil berkata si kakek mendorongkan telapak tangannya untuk menyuruh pergi dan terdengar suara berciutan hingga badan Tarmucin terdorong sampai 3 km jauhnya!

Sesuai dengan perubahan dan perputaran dunia, waktu yang hanya 24 jam sehari sepertinya berputar sangat cepat. Pada saat Tarmucin bertemu dengan Kamaregar sampai dengan sekarang waktu telah berjalan 10 tahun 3,5 bulan tanpa terasa. Tarmucin terlihat lebih kurus, tetapi memiliki wajah yang bersinar merah dan senyum lepas yang dapat membuat orang yang melihat tenang dan bersahabat. Selama itu dia telah menerima berbagai peristiwa dunia yang akhirnya menempa pengalamannya tanpa harus menggunakan ilmu saktinya.Singkat cerita, dia pernah tertipu oleh seorang gadis yang menyita hatinya dan kemudian gadis tersebut meninggalkannya tanpa sehelai kata dan surat dikarenakan seseorang yang jauh lebih menarik, kaya dan sakti (menurut si gadis). Juga berbagai peristiwa yang akhirnya dia mengerti bagaimana berperilaku di dunia agar memberikannya keseimbangan kehidupan tidak lupa pula dia melihat korupsi, pencurian, penipuan dan berbagai kesedihan dan kesenangan yang selalu berdampingan.

Setibanya di Pulau Seribu, tepatnya Pulau Satu dia melihat seorang tua renta sedang memancing dan yang anehnya dipinggir pantai diatas air laut si kakek berdiri tenang tanpa ada alas ataupun injakan lain…hanya air laut tersebut! Bukan main ilmu meringankan tubuhnya! Tarmucin berjalan menghampirinya dengan tenang dan si kakek terkejut melihatnya dikarenakan Tarmucin berjalan seperti diatas aspal buatan Hutama Karya yang keras padahal dia berjalan diatas air laut yang sama! Dan hal yang ajaib lagi bahwa Tarmucin dapat melihat, menunggu dan menangkap seekor ikan Baronang tanpa alat pancing ataupun alat bantu lainnya.

Si Kakek berkata : “Hmmm….sudah lama kita tidak bertemu dan kamu tidak menelpon ke HP-ku! Sekarang kamu sudah memiliki ilmu yang sangat tinggi…dari siapa kau mempelajarinya??” Pertanyaan si kakek dengan pandangan tetap melihat mata kail. Tarmucin menghela napas dan berkata : “Tidak belajar dengan siapa-siapa Beh! Hanya aku menyadari setinggi apapun ilmu yang paling penting adalah persetujuan dan ridho Yang Maha Kuasa. Kalau Yang Diatas setuju dan ridho apa saja yang mau kita lakukan akan baik! Itulah kurasa ilmu yang paling tinggi yang kutahu saat ini. Bagaimana kabar Babe?” Tarmucin melanjutkannya. “Baik saja…..” sambil si kakek sedikit terkejut dan gentar mendengar perkataan Tarmucin dan ternyata si kakek adalah Tarji’i orang tua dari Tarmucin. Singkat cerita berkumpullah keluarga tersebut dan waktu berjalan terus sampai saat ini sehingga mereka memperoleh kehidupan sederhana, bahagia dan banyak menolong orang dalam kehidupan.

Cerita ini dikarang berdasarkan konsep “Segala sesuatu yang akan dilakukan haruslah sesuai dengan Ridho dan niat kita semata-mata kepada Allah SWT!” Segala sesuatu apakah kita berhasil atau tidak dalam kehidupan kita ikhlaskan dan pasrahkan sesuai dengan petunjukNYA!

[Cerita fiktif belaka, apabila ada kesamaan nama dan gaya harap maklum. Sebab sesama bis kota tidak pernah saling mendahului....]

Senioritas

Posted in Uncategorized on November 10, 2006 by chairmanbro

Kembali pada hal ini kita berbicara tentang perilaku manusia yang sangat menarik dan tidak habis-habisnya dan mungkin perilaku ini ada pada diri kita? Manusia mengalami berbagai siklus sehingga menjadi karakter yang kuat sebagai manusia dan bagaimana mereka menjalani kehidupan dengan karakter tersebut.

Disaat mereka menjalaninya, dunia dan manusia ikut tumbuh dan berubah sesuai dengan zaman yang ada. Tetapi satu hal! Hidup harus mempunyai tujuan yang pasti! Khususnya tujuan ibadah karena kita diciptakan sebagai pengikutNYA. Manusia terkadang lupa bahwa mereka hidup dan berinteraksi dengan manusia lainnya, tidak akan pernah mereka dapat bertahan bila mereka hanya sendiri di dunia. Sopan santun, komunikasi, gerak gerik, ini adalah bagian-bagian kecil yang nantinya akan membuat hubungan antar manusia berjalan dengan baik.

Dalam hal tersebut kadang manusia mulai menilai dan merasa perlunya pengakuan oleh manusia lain. Yang sederhananya adalah dia minta didengar, dipatuhi dan diakui oleh manusia lainnya sehingga memperoleh apa yang dinamakan pengakuan dan penghormatan. Bila kita sering mendengar tentang kalimat Kekuasaan, tahta, pengakuan itu semua merupakan bagian dari makanan bagi sifat kita. Apakah makanan tersebut dapat berguna baik bagi karakter kita? Tergantung bagaimana kita dapat mengatasinya. Kadang pengakuan dan hal lainnya datang dari kondisi yang mengharuskan kita menerima hal tersebut. Lagi-lagi semua hal kembali ke kita, bagaimana kita menelaahnya dengan baik.

Tetapi kadang hal tersebut menumbuhkan ego di dalam hati kita yang tanpa kita sadar menjadi bumerang bagi kita sendiri. Ego akan membentuk karakter kita dan menjadi bagian dari perilaku kita sehari-hari. Hal yang baik akan membuat kita berperilaku jadi baik, tetapi hal yang buruk akan membuat kita berperilaku jadi tidak baik.

Pada semua sisi kehidupan juga sering timbul kalimat “SENIORITAS”! Apakah hal tersebut hal yang buruk? Menurut saya TIDAK..! Tetapi yang perlu diperhatikan sanggupkah kita menjaga ego kita terhadap pandangan orang tentang “KESENIORITASAN DIRI KITA?”, sebab dia bersemayam didalam hati kita. Seperti kebahagiaan didada kita bila ada orang yang sangat menghormati kita, patuh, takut, takluk dan sebagainya.Apabila kita tidak dapat menahannya kita akan menjadi karakter yang sombong dan tidak menghargai orang lain sebab tidak ada orang yang berani mengganggunya dikarebakan “SENIORITAS” tersebut. Dan kita kemudian menjadi zalim dan berbuat tidak baik terhadap orang lain.

Kembali lagi kita disadarkan bahwa mengetahui, mempelajari dan menghayati akhlak Rasullullah sangatlah berguna untuk kita dalam menghadapi hal-hal yang sangat berbahaya bagi kita. Permainan ini adalah permainan hati dan perasaan kita, dimana kita merasakan keuntungan dan kerugiannya di dunia. Pensucian hati sanubari tidak bisa berjalan dengan baik apabila tidak diikuti dengan perubahan karakter/perilaku kita di dunia.

Cobalah untuk menyadari dan menyadari dan menyadarinya…..ini merupakan bagian dari seleksi kita sebagai umat Rasul yang tidak ada apa-apa dan tidak memiliki apa-apa. Di atas langit masih ada langit, merunduk untuk memberi kebahagiaan kehidupan, lebih baik daripada harus tegak tanpa melihat sekeliling! Janganlah terpengaruh dengan SENIORITAS bila ternyata hal tersebut akan menambah ego kita yang sangat sulit untuk dikuasai nantinya! Apalagi hal yang berhubungan dengan ibadah…..ibadah untuk dilaksanakan bukan untuk didiskusikan tanpa pelaksanaan. Apabla kita masih hanya bisa mendiskusikan ibadah tanpa melaksanakannya dengan diikuti perilaku yang baik, maka Insya Allah saya katakan : “Ibadah anda tidak SEMPURNA!”.

Become A Winner and A Loser

Posted in Uncategorized on November 8, 2006 by chairmanbro

Dunia memiliki dua sisi yang selalu berlawanan dan merupakan satu rangkaian yang tak terpisahkan. Contohnya seperti malam dan siang, terang dan gelap, baik dan buruk, jahat dan benar, pahlawan dan bandit dan sebagainya. Kedua sisi yang berlawanan tersebut selalu menjadi satu unsur yang selalu bersamaan.

Terkadang manusia mengeluh tentang sala satu keadaan tersebut, bila sedang hujan mereka mengeluh kebanjiran…tetapi disaat musim panas mereka mengeluh kehabisan air. Manusia selalu mengeluh dan berbicara mengenai keuntungan dirinya, tetapi tidak menghargai apa yang dinamakan kondisi alam. Bagi sebagian orang kondisi alam merupakan bentuk ungkapan atau berita dari atas! tetapi bagi sebagian orang tidak berarti apa-apa.

Dalam dunia selalu ada yang dilihat sebagai WINNER, tetapi pasti ada juga yang dilihat sebagai LOSER. Lagi-lagi kita melihat dua ungkapan yang menjadi satu bagian di dunia! Tetapi yang dapat kita diskusikan bukan arti dari bahasa tersebut tetapi bagaimana dan apa yang dilakukan oleh seorang WINNER di dunia dan apa yang dilakukan manusia sehingga dia disebut LOSER!

Contoh mudah yang dapat kita lihat adalah pertandingan Sepak Bola……………………………

WINNER mengelilingi lapangan dengan bangganya atau yang kita kenal dengan VICTORY LAP, sedangkan LOSER hanya duduk tertunduk ditengah lapangan bahkan ada yang bergegas masuk ke ruang ganti pakaian dan merenung disana. Pelajaran yang dapat dipetik adalah diatas langit masih ada langit! Artinya kita harus tunduk kepada yang Maha Diatas dan selalu memposisikan diri sebagai seorang yang selalu belajar dan belajar tanpa mencoba untuk menilai diri sendiri. Penilaian akan dilakukan oleh orang lain ataupun penilaian akan terlihat dengan sendirinya, apakah kita WINNER atau LOSER? tetapi bukan itu yang dicari!!!! Jangan terlena dengan itu semua….yang dicari adalah prosesĀ  PEMBELAJARAN tersebut. Sehingga dapat terjaga pikiran kita dari hal negatif.

Melihat kesuksesan seseorang kadang dapat memacu kita untuk proses pembelajaran tetapi kadang menjerumuskan kita ke hal-hal yang instant! Bedakan rasa kopi instant dengan kopi bubuk dari desa? mana yang sangat terasa kopi? Kadang malah harganya lebih mahal kopi instant dari kopi kampung….!!!!!

Dibalik kesuksesan seorang WINNER banyak hal yang ternyata mereka menjalani proses yang sangat rumit, sulit dan bahkan menyakitkan perasaan. Tetapi tempaan dan proses pembelajaran tersebutlah yang membuat mereka menjadi seorang WINNER! Lagi-lagi kata-kata KESABARAN, KEJUJURAN, KEIKHLASAN timbul di berbagai sisi pembahasan tentang kehidupan!

Apakah arti semuanya??? Hal-hal baik tersebut harus melekat dalam diri kita sehingga menjadi bagian dari sifat kita…itulah seorang WINNER! Tapi apakah rasa marah merupakan hal yang buruk? Menurut saya tidak juga…..seperti Pat Croce dalam bukunya I FEEL GREAT mengatakan terkadang unsur Yang (Rasa Marah) dan Yin (Sabar) harus dapat diakomodasikan dengan baik. Alangkah baiknya apabila Yang terkadangpun harus diberi makanan!!!!! :)

Seorang WINNER yang baik adalah suatu saat dia harus dapat menerima posisinya sebagai LOSER! Tetapi hanya untuk saat itu, tidak selamanya! Yang harus dilaksanakan adalah PROSES PEMBELAJARAN yang terus menerus….dan menjadikan kita seorang yang produktif. Bagi sebagian orang kita adalah WINNER tapi bagi sebagian lainnya mungkin kita masih dianggap LOSER!

Lihat bagaimana kejayaan REAL MADRID di era 80 s/d 90, AC MILAN di era 90 s/d 95, bagaimana kejayaan MANCHESTER UNITED pada 20 tahun ini, bagaimana kejayaan JERMAN, RUSSIA……!!! Semua mereka pernah jaya, tetapi mereka pun pernah terpuruk yang kemudian bangkit dengan nama besarnya kembali!

[Tulisan ini hanya iseng, ada tambahan tulisan kecil untuk membuat seorang anak manusia dan anggota saya agar memacu team kesayangannya!....ini tulisannya : Kapankah Kejayaan ARSENAL? Kami harap bangkitlah Henry dengan kepalamu yang lonjong keatas! :) ]

Cinta dan Peluru

Posted in Uncategorized on November 4, 2006 by chairmanbro

Seorang koboy dari Ngawi sedang berjalan sendirian ditengah kota yang sangat sepi, berjalan dengan menggigit cerutu produksi PTP jember di mulutnya. Koboy Ngawi ini bernama Charles Ngadimi, seorang peranakan indonesia dengan campuran antara Ngawi dan Australia. Dia berjalan di satu kota yang bernama Magetan untuk mencari seorang buronan pemerintah dengan imbalan hadiah yang cukup besar.

Sedikit kita kembali untuk menceritakan profil dari Charles Ngadimi dalam aksinya sebagai koboy. Dia pernah menangkap buronan kelas satu pemerintah di daerah Lereh Papua, semenjak itu namanya makin menggetarkan dunia per koboyan. Sebab Mardince “Brutal X-Killer” si buronan terkenal kejam dan sadis dalam melaksanakan berbagai kejahatan dan pembunuhan. Sekali waktu Mardince pernah membunuh sekaligus memakan korbannya dalam sekali tembakan pistol merk Remington, dengan gerakan yang nyaris tanpa suara dan gerakan……. korban tersebut bergelimpangan! bayangkan kecepatan dan insting dari Mardince!!!

Sejak saat penangkapan yang dilakukan Charles Ngadimi terhadap Mardince namanya melambung tinggi sebagai “The One Bounty Hunter”! Saat ini Ngadimi sedang mencari buronan sambil ingin kembali ke kampung halamannya. Dan buronan ini berjuluk “SkyGirl” dengan nama asli Suratmi. Dia seorang gadis pencuri harta dan hati para korbannya, sangat licin dan sulit dipegang! Tetapi setelah dikuras habis biasanya Suratmi akan membunuh korbannya tidak menggunakan tangannya sendiri. Perlengkapan Skygirl membuat seakan disesuaikan dengan julukannya, menggunakan pistol Glock dan browning yang terkenal ringkas dan ringan.

Karena itulah Ngadimi memasuki kawasan tersebut, diikuti dengan pandangan mata tajam dan naluri kewaspadaan yang tinggi. Dipinggir sebuah jalan dia melihat seorang wanita terisak-isak tetunduk menangis dengan sedihnya! Jiwa Hero Ngadimi selalu mengalir dan menghampiri wanita tersebut dan memegang pundaknya agar dapat melihat wajah dari wanita tersebut. Sambil berkata : “Ada yang dapat saya bantu…ibu atau mbak?” Sesaat menengadahlah paras ayu nan indah kepada Ngadimi, dengan terisak dan berkata : “Ra popo Mas…! Uhuk…” kemudian memegang dan berpeluk ditangan sang koboy.

Seorang laki-laki yang selama ini hanya mengejar karier dan kepuasaan dunia tanpa memikirkan diri sendiri apalagi berdekatan dengan wanita bila bersentuhan dengan lawan jenis akan tergetar jiwanya seperti halnya yang terjadi kepada sang koboy kita! Persepsi, akal sehat, tujuan dan sebagainya hilang begitu saja dikarenakan ada perasaan yang tidak bisa dilawannya tersebut. Ngadimi mengalami cinta pada pandangan pertama (Seperti lagu Chrisye..)…akhirnya dengan gaya laki-lakinya Ngadimi bercerita dan menolong si wanita tersebut untuk berdiri dan berjalan bersama dengannya.

Lama kelamaan berjalan tanpa arah dan tujuan keduanya (atau setidaknya koboy kita seorang) membuat keputusan didalam hati bahwa mereka jatuh cinta. Dan beristirahatlah mereka di kota Magetan tersebut. Hari berganti hari dan Ngadimi lupa akan tujuannya datang kesini, tetapi hal lain yang diperolehnya yaitu Cinta!! Hal tersebut yang mengalahkan segalanya.

Seiring dengan waktu Ngadimi makin lemah dengan wanita tersebut dan pada hari Sabtu Pahing mereka berbicara berdua tentang hal yang lebih serius. Ngadimi mengajak Imtar untuk kembali ke kampung halamannya dan bertemu keluarganya dan Imtar pun menyanggupi hanya dengan satu syarat mudah! “Buktikan cintamu seperti engkau rela mengorbankan jiwamu untukku!”………”Baiik…” Ngadimi sambil mengeluarkan pistol Berettanya dan menodongkan kepalanya sendiri! Saat itu Imtar tersenyum dalam hati….dan berkata : “Hanya sebatas itu cintamu? Baiklah”…….dan Ngadimi langsung menyambut : “Tidak Imtar……ini buktinya! dor…..pecahlah kepala Ngadimi sang koboy kita yang terkenal dengan julukan “The One Bounty Hunter”…..tewaslah dengan sempurna Sang Koboy kita!

Tidak lama kemudian hal tersebut diproses oleh kepolisian magetan dengan saksi kunci Imtar sendiri, tetapi kasus ini adalah kasus bunuh diri. Sehingga Imtar kembali seorang diri. Saat itu Imtar pergi ke puncak gunung Lawu menemui dedengkot dunia hitam..“Sophisticated Man in World” dan berkata : “Mr. Sophi, saya telah berhasil membunuh “The One Bounty Hunter” dan saya menagih hadiahnya?”….akhirnya Suratmi atau Imtar menerima hadiah tersebut dan tertawa lebar!!!! Hahaha…….Kesatria kalah dengan Cinta dan Peluru!!!!!!!

Manusia memang dicipatakan sebagai mahluk yang kalah, banyak hal dalam kehidupan yang membuat terkadang pikiran kita menjadi bias dan tidak fokus, antara lain : Uang, cinta, kehormatan, pengakuan dan lainnya. Hanya dengan permainan pikiran seorang manusia memperoleh berbagai hasil di dunia ini. Pembentukan opini atau persepsi yang mempunyai maksud ketidakjujuran sangatlah dapat berbahaya bagi umat manusia…inilah keterbatasan manusia yang memang diciptakan kalah apabila dia tidak bersama unsur Yang Menang! Tetapi kembali selain daripada faktor penentu tersebut, kejujuran, kesabaran ataupun sifat lain yang dicontohkan Rasul kita sangatlah dapat membantu kita dalam mengarungi proses kehidupan kita di dunia ini. Tetapi kesadaran akan itu harus kita tanamkan dan kita mulai laksanakan pada diri kita sendiri terlebih dahulu…agar tidak ada hal seperti Sang Koboy kita!

[Cerita fiktif belaka, apabila ada kesamaan nama, tempat dan sebagainya : Mohon Maaf yang sebesar-besarnya!]

Pandangan

Posted in Blogroll, Uncategorized on November 3, 2006 by chairmanbro

Seseorang dapat memberikan makna terhadap satu kejadian atupun arti dari sebuah kenyataan yang dilihatnya berdasarkan pikirannya. Arti tersebut kadang tanpa disadari membentuk satu pola pikir atau pandangan bagi hidupnya dalam melihat hal tersebut.

Apa yang dilihat ataupun dirasakan bisa baik dan buruk, itulah arti pandangan bagi diri kita. Semua akan terbentuk di dalam sel-sel pikiran kita yang paling dalam dan suatu saat mungkin akan mencuat kembali kepikiran kita. Apakah pandangan tersebut benar? atau salah? bagi kita sendiri mungkin dapat kita simpulkan mana benar dan salah, tetapi bagi orang lain belum tentu memiliki pandandan atau rasa yang sama bagi diri kita. Egoiskah kita sebagai manusia? kadang dengan hanya berbeda pandangan kita dapat menimbulkan rasa sakit hati dan perpecahan! Mempertahankan satu hal yang menurut kita benar akan berakibat besar kepada kita apabila ternyata memberi efek yang merugikan kepada orang lain. Kenapa dalam memandang satu masalah kita kadang terus menerus membicarakan perbedaannya dan mencari pembenaran pandangan? Bukankah sebaiknya kita melihat persamaannya dan berjalan dengan dasar tersebut? Mudah-mudahan dapat berjalan dengan baik kesemuanya…mudah-mudahan!

Pandangan kadang menjadikan kita seorang superior apabila hal tersebut tidak dapat diimbangi dengan rasa rendah hati…akan berakibat fatal kepada kita sebab kita mesti ingat bahwa kita adalah manusia yang kalah apabila berdiri sendiri! Kadang kita sangat sulit menerima pandangan orang lain, padahal mungkin pun orang lain berpikir sama dengan kita!

Ada satu cerita yang sangat menarik…….

Di sebuah dusun di daerah Negara Perancis, desa tersebut merupakan desa penghasil anggur yang baik bagi Perancis. Dan uniknya ada satu tradisi dari masyarakat desa tersebut apabila setelah musim panen dan pengolahan anggur, mereka akan berpesta bersama seluruh warga desa tersebut dengan mencicipi anggur kumpulan mereka. Dan kebiasaan ini telah berjalan ratusan tahun lamanya! Kebiasaan yang menyenangkan bagi masyarakat desa tersebut. Masyarakat desa tersebut diminta memberikan 5 liter anggur hasil panen mereka ke dalam satu tong sangat besar yang nantinya akan dibagikan keseluruh masyarakat desa saat pesta tersebut.

Pada saat dimulainya pesta, seperti biasa sang pejabat desa atau Kepala Desa memberikan sambutan awal dan membagikan anggur tersebut. Dengan sambutan seperti tahun sebelumnya Kades bersemangat dengan menceritakan hasil anggur desa mereka….dengan ekspresi meledak ledak! Kemudian setelah itu Kades mempersilahkan secara bersamaan masyarakat untuk bersama-sama meneguk minuman tersebut! Cheers…………….!!!!!!
Saat air menyentuh bibir masyarakat dengan spontan mereka memuntahkan air tersebut dengan mata melotot dan terbengong! Kenapa? Ternyata rasa anggur tersebut adalah sangat tawar! Anggur berasa tawar? Apa yang sedang terjadi? Disaat kesunyian, pecahlah kesunyian dengan suara Kades yang parau dengan memulai kalimat : “Huh!!! Siapa yang memberikan air tawar ke dalam tong ini? Bukan anggur?”. Semua terdiam disaat itu………dan Kades melihat ke seorang tua kurus yang sedang terbengong dan pucat….dan Kades berkata: “Hey, aku lihat tadi kamu mengisi dengan air tawar!!! Kesini kamu!” dan Kades menyeretnya ke kantornya untuk diminta pertanggungjawaban. Kemudian tidak lama pestapun bubar dan tradisi gagal dilaksanakan!!!!!

Setelah Kades memproses bapak tua tersebut, dia duduk sendiri di ruangnya dan termenung sambil berpikir : “Bagaimana mungkin rasanya bisa jadi tawar? Dari ukuran tong yang sangat besar tersebut saya hanya menuangkan 5 liter air tawar saja! Koq rasanya menjadi semua tawar?” Pikir si Kades sangat keras hingga tertidur.

Disaat yang sama pula ternyata ditiap ruang rumah para kepala keluarga pun berpikir yang sama dengan Kades…:”Koq saya hanya menuang 5 liter air tawar saja kenapa semua menjadi tawar?”…………………………………….dan mereka memeriksa simpanan mereka anggur hasil panen 5 liter di dalam ruangan lain dan merasakannya…ternyata anggur tersebut sangat berasa anggur!!!
Pikirkanlah cerita tersebut dan buatlah suatu pandangan tentangnya!

Ternyata pandangan kita terhadap suatu hal dan hanya mementingkan diri sendiri ternyata bukan hanya kita sendiri yang dapat berpikir seperti itu, tetapi semua orang berpikiran sama sehingga membentuk satu budaya kebohongan yang menghancurkan tradisi ratusan tahun!!!!!!!!!

Pandangan…pandangan…kadang membuat kita salah dan kadang menjerumuskan kita ke hal yang berakibat kepada kita sendiri! Pandangan merupakan pola kita melihat tapi janganlah kita tidak melihat pandangan orang lain dan rubahlah bila ternyata berdampak buruk bagi kebanyakan orang! Belajarlah bersabar dan menghargai arti kejujuran.