Become A Winner and A Loser

Dunia memiliki dua sisi yang selalu berlawanan dan merupakan satu rangkaian yang tak terpisahkan. Contohnya seperti malam dan siang, terang dan gelap, baik dan buruk, jahat dan benar, pahlawan dan bandit dan sebagainya. Kedua sisi yang berlawanan tersebut selalu menjadi satu unsur yang selalu bersamaan.

Terkadang manusia mengeluh tentang sala satu keadaan tersebut, bila sedang hujan mereka mengeluh kebanjiran…tetapi disaat musim panas mereka mengeluh kehabisan air. Manusia selalu mengeluh dan berbicara mengenai keuntungan dirinya, tetapi tidak menghargai apa yang dinamakan kondisi alam. Bagi sebagian orang kondisi alam merupakan bentuk ungkapan atau berita dari atas! tetapi bagi sebagian orang tidak berarti apa-apa.

Dalam dunia selalu ada yang dilihat sebagai WINNER, tetapi pasti ada juga yang dilihat sebagai LOSER. Lagi-lagi kita melihat dua ungkapan yang menjadi satu bagian di dunia! Tetapi yang dapat kita diskusikan bukan arti dari bahasa tersebut tetapi bagaimana dan apa yang dilakukan oleh seorang WINNER di dunia dan apa yang dilakukan manusia sehingga dia disebut LOSER!

Contoh mudah yang dapat kita lihat adalah pertandingan Sepak Bola……………………………

WINNER mengelilingi lapangan dengan bangganya atau yang kita kenal dengan VICTORY LAP, sedangkan LOSER hanya duduk tertunduk ditengah lapangan bahkan ada yang bergegas masuk ke ruang ganti pakaian dan merenung disana. Pelajaran yang dapat dipetik adalah diatas langit masih ada langit! Artinya kita harus tunduk kepada yang Maha Diatas dan selalu memposisikan diri sebagai seorang yang selalu belajar dan belajar tanpa mencoba untuk menilai diri sendiri. Penilaian akan dilakukan oleh orang lain ataupun penilaian akan terlihat dengan sendirinya, apakah kita WINNER atau LOSER? tetapi bukan itu yang dicari!!!! Jangan terlena dengan itu semua….yang dicari adalah prosesĀ  PEMBELAJARAN tersebut. Sehingga dapat terjaga pikiran kita dari hal negatif.

Melihat kesuksesan seseorang kadang dapat memacu kita untuk proses pembelajaran tetapi kadang menjerumuskan kita ke hal-hal yang instant! Bedakan rasa kopi instant dengan kopi bubuk dari desa? mana yang sangat terasa kopi? Kadang malah harganya lebih mahal kopi instant dari kopi kampung….!!!!!

Dibalik kesuksesan seorang WINNER banyak hal yang ternyata mereka menjalani proses yang sangat rumit, sulit dan bahkan menyakitkan perasaan. Tetapi tempaan dan proses pembelajaran tersebutlah yang membuat mereka menjadi seorang WINNER! Lagi-lagi kata-kata KESABARAN, KEJUJURAN, KEIKHLASAN timbul di berbagai sisi pembahasan tentang kehidupan!

Apakah arti semuanya??? Hal-hal baik tersebut harus melekat dalam diri kita sehingga menjadi bagian dari sifat kita…itulah seorang WINNER! Tapi apakah rasa marah merupakan hal yang buruk? Menurut saya tidak juga…..seperti Pat Croce dalam bukunya I FEEL GREAT mengatakan terkadang unsur Yang (Rasa Marah) dan Yin (Sabar) harus dapat diakomodasikan dengan baik. Alangkah baiknya apabila Yang terkadangpun harus diberi makanan!!!!! :)

Seorang WINNER yang baik adalah suatu saat dia harus dapat menerima posisinya sebagai LOSER! Tetapi hanya untuk saat itu, tidak selamanya! Yang harus dilaksanakan adalah PROSES PEMBELAJARAN yang terus menerus….dan menjadikan kita seorang yang produktif. Bagi sebagian orang kita adalah WINNER tapi bagi sebagian lainnya mungkin kita masih dianggap LOSER!

Lihat bagaimana kejayaan REAL MADRID di era 80 s/d 90, AC MILAN di era 90 s/d 95, bagaimana kejayaan MANCHESTER UNITED pada 20 tahun ini, bagaimana kejayaan JERMAN, RUSSIA……!!! Semua mereka pernah jaya, tetapi mereka pun pernah terpuruk yang kemudian bangkit dengan nama besarnya kembali!

[Tulisan ini hanya iseng, ada tambahan tulisan kecil untuk membuat seorang anak manusia dan anggota saya agar memacu team kesayangannya!....ini tulisannya : Kapankah Kejayaan ARSENAL? Kami harap bangkitlah Henry dengan kepalamu yang lonjong keatas! :) ]

Satu Tanggapan ke “Become A Winner and A Loser”

  1. Terima kasih atas doanya…. tapi sejarah membuktikan di liga Inggris bahwa Arsenal pernah mencatat rekor tidak pernah kalah 43 pertandingan yang mungkin pecah 1 abad lagi….

Tinggalkan Balasan